Minggu, 28 Desember 2014

Analisa Web PT. FUJITSU INDONESIA

TUGAS SOFTSKILL PENGANTAR BISNIS INFORMATIKA
ANALISA WEB PT. FUJITSU INDONESIA

Amanda Indah
58411972





Profil Perusahaan

Fujitsu (TYO: 6702) adalah sebuah perusahaan Jepang yang mengkhususkan diri dalam semikonduktor, komputer,(superkomputer, komputer pribadi, server), telekomunikasi, dan jasa, dan bermarkas di Tokyo.

Di Indonesia, Fujitsu lebih dikenal dengan produk-produk notebook tipis, LCD TV/monitor layar lebar, harddisk kecil untuk notebook, dan pemindai digital dengan Automatic Document Feeder (ADF).

Fujitsu membuat produk pemindai digital dengan target pasar perusahaan yang membutuhkan solusi pengarsipan dan manajemen dokumen secara digital. Namun ternyata dengan kehadiran perangkat lunak Digital Mark Reader (DMR) sebagai solusi pemeriksaan LJK pengganti OMR, pangsa pasar scanner Fujitsu kini telah merambah lembaga pendidikan seperti sekolah-sekolah, universitas, dinas pendidikan di kota-kota besar hingga di pulau terpencil Tidak hanya itu, sejak tahun 2005 pemindai Fujitsu juga telah digunakan untuk memproses jutaan lembar LJK setiap tahunnya, untuk pemeriksaan seleksi CPNS, Try Out Ujian Nasional, ujian Penerimaan Siswa Baru (PSB), registrasi dan kuesioner mahasiswa di beberapa universitas ternama, serta keperluan lain di bidang industri perangkat lunak, perbankan hingga otomotif.



Tentang Fujitsu

PT. Fujitsu Indonesia didirikan pada 1995 dengan nama PT. Fujitsu Systems Indonesia. Berkantor pusat di Jakarta dan pusat layanan di beberapa kota (Surabaya, Medan, Makassar, Denpasar) dan lebih dari 20 penyedia layanan resmi di seluruh Indonesia, Fujitsu Indonesia memiliki visi untuk menjadi penyedia TI, solusi komunikasi dan bisnis terdepan yang berfokus pada pelanggan. Sebagai penyedia TI lokal dengan kemampuan global, perusahaan ini memiliki lini bisnis yang komprehensif, termasuk Platform Products, Applications Services, Infrastructure Integration Services, Managed Services, dan Networking Services. Portofolio pelanggannya tersebar dalam berbagai ukuran dan segmen seperti pemerintahan, manufaktur, edukasi, ritel, migas, dan telekomunikasi termasuk perusahaan telekomunikasi dan manufaktur terbesar di Indonesia. Bersertifikasi ISO 9001:2008, PT. Fujitsu Indonesia menerapkan sistem manajemen kualitas yang terdaftar pada standar internasional dalam lingkup solusi dan layanan TI serta mendorong adopsi pendekatan proses ketika mengembangkan, mengimplementasikan dan meningkatkan efektivitas untuk menaikkan kepuasan pelanggan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi: http://id.fujitsu.com



Struktur Organisasi


Visi dan Misi Perusahaan

Fujitsu, sebagai salah satu pemimpin dalam penyediaan solusi bisnis, teknologi informasi dan komunikasi, hari mengumumkan telah terpilih untuk menyediakan infrastruktur TI yang andal bagi Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPBN), Kementerian Keuangan Republik Indonesia, guna mewujudkan visi dan misi mengelola keuangan negara secara transparan, akuntabel, terintegrasi dan berbasis kinerja, sekaligus mendukung integrasi telematika di instansi tersebut.
Fujitsu menyediakan infrastruktur lengkap mulai dari server sampai storage dari lini PRIMERGY, PRIMEQUEST, SPARC Enterprise dan ETERNUS. Pada 2007, Fujitsu terpilih setelah melalui proses tender pemerintahan yang ketat sebagaimana diatur dalam Keputusan Presiden No.80/2003. Berbekal arsitektur infrastruktur baru ini, DJPBN bisa mencapai kinerja dan skalabilitas maksimal, sekaligus mengurangi kompleksitas dan total biaya kepemilikan. Tidak hanya itu, infrastruktur server yang modern menjadi platform yang kokoh bagi DJPBN untuk menyempurnakan tingkat kematangan TI dan tata kelola TI – dua komponen penting guna mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang transparan, akuntabel, terintegrasi dan berbasis kinerja.

sumber: 
http://www.fujitsu.com/id/
http://id.wikipedia.org/wiki/Fujitsu
http://www.fujitsu.com/id/news/pr/indonesian/20130725-id.html

- www.gunadarma.ac.id
- www.studentsite.gunadarma.ac.id

Rabu, 29 Oktober 2014

Membuat Jaringan VLan


Amanda Indah
58411972
4IA17


        VLan merupakan suatu model jaringan virtual yang tidak bergantung pada lokasi fisik seperti LAN.
      Berikut ini adalah penggunaan VLan menggunakan Cisco Packet Tracer. Dengan menggunakan 
  •   4 PC
  • 2 Switch (2960)
  • 1 Router
 




Lalu lakukan konfigurasi pada Switch 1 untuk membagi 2 VLan yaitu RED VLan 10 dan GREEN VLan-20.


Selanjutnya, lakukan konfigurasi pada Switch 2 dengan cara yang sama lalu ubah IP address.

 

    Jika telah selesai, lakukan uji coba port pada Switch 1 telah aktif. Dan ketikkan SHOW VLAN BRIEF, maka akan muncul semua port dengan status aktif atau tidak.
Jariangan Vlan dengan nama RED sudah berhasil aktif dengan prot aktifnya Fa0/10 sedangkan mentara untuk jaringan VLan GREEN juga aktif degan port FA0/20.


 Lakukan hal sama pada Swicth 2


Bagi kedua jaringan tersebut menjadi Client dan Server. Dimana Switct 1 menjadi Server dan Switch 2 menjadi Client.
Dibawah ini konfigurasi untuk membuat VTP Server:

konfugurasi untuk membuat VTP Client:

Menerapkan VLan pada interface Swicth 2:

 
Tes koneksi pada PC Client (PC-A1 ke PCB-1) dengan command prompt



Jika koneksi berhasil, maka akan mendapat balasan berupa Reply From [alamat IP]. Koneksi berhasil antara PC-A1 ke PC-B2 karena mereka masih berada dalam satu jaringan VLAN yang terhubung. Jika kita mencoba tes koneksi PC-A1 ke PC-A2, hasilnya akan RTO atau dikenal dengan Request Time Out dimana PC-A2 tidak melakukan Reply.

Langkah selanjutnya adalah menghubungkan kedua jaringan VLAN (VLAN-10 dan VLAN-20).
 






Selanjutnya lakukan Konfigurasi untuk Gateway masing-masing PC, samakan Gateway antara VLAN-10 dan VLAN-20 agar dapat terhubung dan saling terkoneksi.
 


Sekarang kita dapat mencoba melakukan tes koneksi antara PC-A1 ke PC-A2 untuk memastikan bahwa kedua jaringan VLAN benar-benar telah terhubung.



konfigurasi agar Switch dapat di Remote:


Dari pembuatan jaringan VLAN di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa,
  1. VTP Server (Virtual Trunking Protokol Server) berfungsi untuk meneruskan informasi VLAN ke Switch VTP Client melalui trunk yang aktif.
  2. VTP Client (Virtual Trunking Protokol Client)menerima informasi VLAN dari Switch VTP Server
  3. VTP Transparent tidak menyimpan informasi yang dikirim VTP Server, melainkan hanya meneruskan informasi tersebut ke VTP Client.
 

Sabtu, 18 Oktober 2014

Tugas Softskill Pengantar Bisnis Informatika

Amanda Indah
58411972
4IA17


REVIEW JURNAL: PENERAPAN E-BUSINESS DI INDONESIA


I. Pendahuluan
            E-business adalah penggunaan jaringan elektronik dan dihubungkan dengan teknologi, untuk meningkatkan, mengubah atau membuat sebuah proses atau sistem bisnis yang menciptakan nilai superior untuk konsumen sekarang maupun potensial. E-business tidak hanya melibatkan penjualan dan pembelian produk atau jasa, namun juga melibatkan pelayanan kepada pelanggan, kerjasama dengan mitra bisnis, dan melakukan transaksi elektronik di dalam organisasi.
            Indonesia merupakan salah satu negara berkembang di kawasan Asia yang memiliki nilai pertumbuhan GDP tahunan pada tahun 2009 sebesar 4,5% dengan persenta pengguna internet per 100 penduduk sebesar 8,7% (sumber : worldbank) dan merupakan pangsa pasar yang potensial di dunia. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia sangat pesat diikuti dengan penerapan ilmu dan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Ilmu pengetahuan dan teknologi digunakan sebagai salahsatu alat untuk mencari alternatif solusi dari permasalahan kehidupan yang dihadapi. Teknologi informasi merupakan salahsatu teknologi yang mendapat cukup banyak perhatian untuk dikembangkan mengingat informasi
merupakan penyampaian pesan antara pihak-pihak yang berkepentingan baik           dalam urusan bisnis, kenegaraan, maupun sosial.
            Teknologi informasi merupakan suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, mulai dari mendapatkan, menyusun, memproses, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Aplikasi teknologi informasi dalam setiap aspek kehidupan dapat ditemui pada aplikasi di bidang sains, teknik/rekayasa, bisnis/ekonomi, administrasi umum, perbankan, pendidikan, pemerintahan, kesehatan/kedokteran, industri/manufaktur, transportasi maupun pertahanan dan keamanan. Teknologi informasi berkembang cukup pesat di Indonesia. Fenomena ini dapat
dilihat dengan meningkatnya penggunaan internet masyarakat Indonesia dari tahun ke tahun. Saat ini Indonesia menduduki urutan kelima pengguna Internet di dunia. China berada di peringkat pertama (338 juta pengguna internet), Jepang (94 juta), India (81juta) dan Korea Selatan (37,5 juta) (sumber : antaranews.com).

II. PENERAPAN E-BUSINESS SAAT INI DI INDONESIA
            Paradigma E-Business saat ini menjadi trend teknologi informasi yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar di Indonesia. Keuntungan yang diharapkan dapat diperoleh perusahaan dengan menerapkan E-business adalah untuk meningkatkan tingkat efisiensi dan efektivitas perusahaan, memperluas jangkauan dan ruang gerak perusahaan serta meningkatkan peluang perusahaan untuk menciptakan produk dan jasa yang baru. Penerapan E-business pada perusahaan di Indonesia diaplikasikan dalam beberapa sistem perusahaan yang meliputi :
1. Sistem Fungsi Bisnis (Functional Business System), yang terdiri dari sistem marketing, sistem sumber daya manusia, sistem manajemen keuangan, sistem akutansi dan sistem manufaktur.
2. Sistem Kerjasama Perusahaan (Enterprise Collaboration System)
3. Sistem Transaksi (Transaction Processing System)
4. Integrasi Aplikasi Perusahaan (Enterprise Application Integration)

Seperti contoh yang dapat kita ambil dalam penerapan e-business di Indonesia adalah Sistem Manajemen Keuangan (Financial Management System). Sistem manajemen keuangan berbasis perusahaan mendukung manajer bisnis dan para praktisi dalam keputusan yang berkaitan dengan keuangan bisnis alokasi serta pengendalian sumber daya keuangan di dalam bisnis. Kategori utama sistem manajemen keuangan meliputi manajemen kas dan investasi, penganggaran modal, perkiraan keuangan dan perencanaan keuangan. Penerapan E-business dalam sistem manajemen keuangan dapat dilihat pada Gambar di bawah ini.
Gambar. Sistem Informasi Manajemen Keuangan

III. Tujuan
       E-Business akan semakin banyak diterapkan oleh perusahaan di Indonesia kedepannya. Tuntutan globalisasi, digitalisasi dan tingkat persaingan antar perusahaan dalam menyediakan produk atau jasa yang berkualitas dan tepat waktu serta keunggulan harga atau differensiasi produk ataupun jasa menjadikan perusahaan harus menggunakan teknologi informasi atau E-business sebagai salahsatu teknologi yang dapat memberikan kemudahan koordinasi antar fungsi bisnis, memberikan pelayanan yang tercepat kepada pelanggan sehingga mampu bersaing dengan perusahaan lainnya. Untuk membantu percepatan pertumbuhan E-Business di Indonesia, Pemerintah saat ini juga telah memberikan dukungan dengan mengeluarkan regulasi UU No 11 tahun 2008 yang mengatur tentang informasi dan transaksi elektronik. Undang- Undang ini memiliki jangkauan yurisdiksi tidak semata-mata untuk perbuatan hukum yang berlaku di Indonesia dan/atau dilakukan oleh warga negara Indonesia,
tetapi juga berlaku untuk perbuatan hukum yang dilakukan di luar wilayah hokum (yurisdiksi) Indonesia baik oleh warga negara Indonesia maupun warga negara asing atau badan hukum Indonesia maupun badan hukum asing yang memiliki akibat hukum di Indonesia, mengingat pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Informasi Elektronik dan Transaksi Elektronik dapat bersifat lintas teritorial atau universal.

IV. KESIMPULAN
            Berdasarkan analisis kondisi penerapan E-business di Indonesia saat ini dan penerapannya di negara lain serta prospek E-business di Indonesia maka dapat disimpulkan bahwa :
1. Penerapan teknologi informasi di Indonesia sudah dilakukan di seluruh aspek kehidupan, baik sosial, kenegaraan, perekonomian atau aspek kehidupan lainnya.
2. Penerapan E-business di Indonesia telah diterapkan secara komprehensif pada seluruh sistem di perusahaan-perusahaan berskala besar. Namun penerapan ebusiness di Usaha Kecil Menengah masih sebatas penggunaan e-commerce.
3. Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan penerapan e-business adalah manajemen perusahaan, sumberdaya perusahaan baik sumberdaya manusia atau sumber daya lainnya dan inovasi proses.


sumber: Antara News.com. Perkembangan E-business di Indonesia. 
 Jurnal YULIA MUSTIKA WATI.

- www.gunadarma.ac.id
- www.studentsite.gunadarma.ac.id

Minggu, 13 Juli 2014

Tugas Softskill

TUGAS SOFTSKILL 
3IA17
GAME CANFIELD dengan Processing
Guna melengkapi Tugas mata Kuliah Softskill 3IA17 Semester 6


Nama Anggota
Amanda Indah
Indah Lestari P.P
Ni Putu Akira



Kelompok kami membuat sebuah permainan Canfield sederhana dengan menggunakan Processing, yang terdiri dari 3 level. setiap level akan mempunyai tingkat kesulitan yang berbeda. Berikut adalah tampilan permainannya


Cara Bermain
Dengan menekan tombol panah pada keyboard untuk menjalankan objek ke tujuan. Jika berhasil, akan berlanjut ke level berikutnya.


Listing Program
/* OpenProcessing Tweak of *@*http://www.openprocessing.org/sketch/92849*@* */
/* !do not delete the line above, required for linking your tweak if you upload again */
/* OpenProcessing Tweak of *@*http://www.openprocessing.org/sketch/6424*@* */
/* !do not delete the line above, required for linking your tweak if you re-upload */

int page = 1;
PImage maze1;
PImage maze2;
PImage maze3;
PImage mochi;
PImage finalpage;

int x = 15;
int y = 430;

float mochiwidth = 25; //width of mochi
float mochiheight = 40; //heig      ht of mochi

int a = 75;
int b = 8;

int c = 15;
int d = 435;

void setup() {
  size(640, 480);
  smooth();
  mochi = loadImage("littlemochi.png");
  maze1 = loadImage("maze_1.png");
  maze2 = loadImage("maze_2.png");
  maze3 = loadImage("maze_3.png");
  finalpage = loadImage("finalpage2.png");
}


void draw() {

  // Draw Maze
  background(255.0);
   if (page == 1) {
  image(maze1, 0, 0);

  // Controls
  checkPoint(x + 10, y + 20); // Offset to move toward the center

  // Draw Mochi
  image(mochi, x, y, mochiwidth, mochiheight);
   }
   
    if (page == 2) {
  image(maze2, 0, 0);

  // Controls
  checkPoint2(a+10, b+10); // Offset to move toward the center

  // Draw Mochi
  image(mochi, a, b, mochiwidth-10, mochiheight-15);
   }
   
       if (page == 3) {
  image(maze3, 0, 0);

  // Controls
  checkPoint3(c+10, d+10); // Offset to move toward the center

  // Draw Mochi
  image(mochi, c, d, mochiwidth-10, mochiheight-15);
   }
   
   if (page == 4) {
  image(finalpage, 0, 0);

  // Draw Mochi
  image(mochi, 350, 160, 100, 160);
   }
   
     if (page == 1) {
    if ((x > 500) && (x < 550) && (y < 40) && (y > 0)) {
      page = 2;
      } 
     }
     if (page == 2) {
         if ((a > 550) && (a < 600) && (b > 450) && (b < 480)) {
             page = 3;
             }
            }
     if (page == 3) {
         if ((c > 600) && (c < 640) && (d > 100) && (d < 130)) {
             page = 4;
             }
            }
            
     if (page == 4) {
         if (mousePressed == true) {
             page = 1;
             }
            }

}

void checkPoint(int cx, int cy) {

  if (keyCode==UP) {  // UP
    if (red(get(cx, cy-1)) == 255) {
      y--;
    }
  }
  else if (keyCode==DOWN) {  // DOWN
    if (red(get(cx, cy+1)) == 255) {
      y++;
    }
  }
  else if (keyCode==LEFT) {  // LEFT
    if (red(get(cx-1, cy)) == 255) {
      x--;
    }
  }
  else if (keyCode==RIGHT) {  // RIGHT
    if (red(get(cx+1, cy)) == 255) {
      x++;
    }
  }
}

void checkPoint2(int cx, int cy) {

  if (keyCode==UP) {  // UP
    if (red(get(cx, cy-1)) == 255) {
      b--;
    }
  }
  else if (keyCode==DOWN) {  // DOWN
    if (red(get(cx, cy+1)) == 255) {
      b++;
    }
  }
  else if (keyCode==LEFT) {  // LEFT
    if (red(get(cx-1, cy)) == 255) {
      a--;
    }
  }
  else if (keyCode==RIGHT) {  // RIGHT
    if (red(get(cx+1, cy)) == 255) {
      a++;
    }
  }
}

void checkPoint3(int cx, int cy) {

  if (keyCode==UP) {  // UP
    if (red(get(cx, cy-1)) == 255) {
      d--;
    }
  }
  else if (keyCode==DOWN) {  // DOWN
    if (red(get(cx, cy+1)) == 255) {
      d++;
    }
  }
  else if (keyCode==LEFT) {  // LEFT
    if (red(get(cx-1, cy)) == 255) {
      c--;
    }
  }
  else if (keyCode==RIGHT) {  // RIGHT
    if (red(get(cx+1, cy)) == 255) {
      c++;
    }
  }
}

boolean overButton(int x1, int x2, int y1, int y2) {
  if ((mouseX > x1) && (mouseX < x2) && (mouseY > y1) && (mouseY < y2)){
    return true;
  }
  else {
    return false;
  }
}

Informasi Lebih Lanjut
http://www.youtube.com/watch?v=kDyCUYPEn1k&hd=1